Sasando Berasal Dari Nusa Tenggara Timur

    Social Items

Sasando berasal dari daerah mana? Jika ada satu pertanyaan tentang alat musik daerah yang mungkin bukan berasal dari daerah Anda apakah Anda masih bisa menjawabnya? Mungkin Ya atau juga mungkin Tidak.

Bagi sebagian orang mungkin mengetahui sasando berasal dari daerah mana dan sebagian lagi mungkin akan kebingungan menjawabnya karena baru pertama kali mendengar istilah atau kata SASANDO.

Begitu pun istri saya ketika mengikuti kuis yang diselenggarakan oleh salah satu marketplace di Indonesia tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. Istri saya malah menjawab bahwa sasando berasal dari Sulawesi Tenggara. Lucu juga kan?
sasando berasal dari

Nah, untuk memperdalam pengetahuan Anda umumnya dan istri saya khususnya tentang budaya daerah di indonesia ShoutedMe.com hadir dengan jargon "Portal Informasi dan Pendidikan".

Sasando berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur adalah sejenis alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik.

Asal Muasal Alat Musik Sasando

Menurut bahasa setempat, Sasando berasal dari kata Sasandu yang berarti bergetar atau berbunyi. Penamaan ini dikarenakan ketika alat musik tersebut dipetik maka senar atau dawai yang ada pada sasando akan bergetar dan mengeluarkan bunyi. Oleh sebab itu masyarakat setempat menamakannya SASANDU yang artinya bergetar dan berbunyi.

Bentuk alat musik sasando berbeda dengan alat musik sejenis seperti gitar, kecapi atau harpa. Bentuk sasando sangat unik dan inilah merupakan kekayaan budaya indonesia.

Oleh karena keunikannya, maka pemerintah mengeluarkan uang pecahan 5000 rupiah dengan latar belakang alat musik Sasando yang beredar pada tahun emisi 1992.

sasando dalam uang 5000

Bentuk Sasando

Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan tersebut memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar.

Tabung sasando kemudian ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando.

Sasando mempunyai banyak senar. Ada yang berjumlah 28, 56 dan bahkan ada yang berjumlah 84 buah senar. Sasando dengan 28 senar ini dinamakan dengan Sasando engkel. Untuk sasando dengan jumlah 56 dan 84 senar dinamakan Sasando dobel.

Cara Memainkan Sasando

Cara memainkan Sasando dengan cara dipetik, hampir mirip dengan gitar. Perbedaannya, jika guitar memiliki Chord, Sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan, sehingga lebih mirip Harpa.

Alat musik daerah yang merupakan maskot provinsi Nusa Tenggara Timur ini keberadaanya hampir dilupakan oleh karena generasi muda yang tidak begitu memperhatikan budayanya.

Demikian ulasan tentang Sasando, jika anda mendapatkan pertanyaan sasando berasal dari daerah mana anda sudah tahu dengan membaca artikel yang kami sampaikan ini. Ayo lestarikan budaya indonesia. Salam

Sasando Berasal Dari Nusa Tenggara Timur

iklan tengah
Sasando berasal dari daerah mana? Jika ada satu pertanyaan tentang alat musik daerah yang mungkin bukan berasal dari daerah Anda apakah Anda masih bisa menjawabnya? Mungkin Ya atau juga mungkin Tidak.

Bagi sebagian orang mungkin mengetahui sasando berasal dari daerah mana dan sebagian lagi mungkin akan kebingungan menjawabnya karena baru pertama kali mendengar istilah atau kata SASANDO.

Begitu pun istri saya ketika mengikuti kuis yang diselenggarakan oleh salah satu marketplace di Indonesia tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut. Istri saya malah menjawab bahwa sasando berasal dari Sulawesi Tenggara. Lucu juga kan?
sasando berasal dari

Nah, untuk memperdalam pengetahuan Anda umumnya dan istri saya khususnya tentang budaya daerah di indonesia ShoutedMe.com hadir dengan jargon "Portal Informasi dan Pendidikan".

Sasando berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur adalah sejenis alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara dipetik.

Asal Muasal Alat Musik Sasando

Menurut bahasa setempat, Sasando berasal dari kata Sasandu yang berarti bergetar atau berbunyi. Penamaan ini dikarenakan ketika alat musik tersebut dipetik maka senar atau dawai yang ada pada sasando akan bergetar dan mengeluarkan bunyi. Oleh sebab itu masyarakat setempat menamakannya SASANDU yang artinya bergetar dan berbunyi.

Bentuk alat musik sasando berbeda dengan alat musik sejenis seperti gitar, kecapi atau harpa. Bentuk sasando sangat unik dan inilah merupakan kekayaan budaya indonesia.

Oleh karena keunikannya, maka pemerintah mengeluarkan uang pecahan 5000 rupiah dengan latar belakang alat musik Sasando yang beredar pada tahun emisi 1992.

sasando dalam uang 5000

Bentuk Sasando

Bagian utama sasando berbentuk tabung panjang yang biasa terbuat dari bambu. Lalu pada bagian tengah, melingkar dari atas ke bawah diberi ganjalan-ganjalan di mana yang direntangkan di tabung, dari atas kebawah bertumpu. Ganjalan-ganjalan tersebut memberikan nada yang berbeda-beda kepada setiap petikan senar.

Tabung sasando kemudian ditaruh dalam sebuah wadah yang terbuat dari anyaman daun lontar yang dibuat seperti kipas. Wadah ini merupakan tempat resonansi sasando.

Sasando mempunyai banyak senar. Ada yang berjumlah 28, 56 dan bahkan ada yang berjumlah 84 buah senar. Sasando dengan 28 senar ini dinamakan dengan Sasando engkel. Untuk sasando dengan jumlah 56 dan 84 senar dinamakan Sasando dobel.

Cara Memainkan Sasando

Cara memainkan Sasando dengan cara dipetik, hampir mirip dengan gitar. Perbedaannya, jika guitar memiliki Chord, Sasando tanpa chord (kunci) dan senarnya harus dipetik dengan dua tangan, sehingga lebih mirip Harpa.

Alat musik daerah yang merupakan maskot provinsi Nusa Tenggara Timur ini keberadaanya hampir dilupakan oleh karena generasi muda yang tidak begitu memperhatikan budayanya.

Demikian ulasan tentang Sasando, jika anda mendapatkan pertanyaan sasando berasal dari daerah mana anda sudah tahu dengan membaca artikel yang kami sampaikan ini. Ayo lestarikan budaya indonesia. Salam

Tidak ada komentar